Hasil
Studi Wujud Perjuangan Hidup
Ketika menyaksikan hasil studi
mahasiswa seperti gambar berikut:
![]() |
Hasil Studi Mahasiswa Pascasarjana ITS |
Maka hadirlah beberapa analisis, sebagai bentuk
kajian terhadap perjalanan panjang sosok siswa, mahasiswa, dalam berjuang
mewujudnyatakan jati diri. Inilah analisis dimaksud:
Pertama, kesuksesan seorang mahasiswa
tidak berkorelasi secara signifikans dengan asal muasal SMA/SMK. Walau berasal
dari SMA/SMK pinggiran yang prestasinyapun dipinggirkan, tetapi mampu meraih
prestasi membanggakan ketika melanjutkan studi. Ternyata, mahasiswa adalah
sosok yang dapat belajar secara mandiri. Pembelajaran Autodidak dan Andragogi
diyakini mendominasi kehidupan mahasiswa dalam memperjuangkan hasil studi yang
tinggi. Oleh karena itu, kajian ini merupakan tantangan sekaligus peluang bagi
SMA/SMK yang berada di pinggiran agar prestasi dan prestisenya juga tidak
dipinggirkan. Harus ada optimisme bahwa proses yang dihadirkan saat SMA/SMK lebih
dominan berpengaruh tinimbang nama/prestise sekolah.
Kedua, menumbuhkembangkan sikap
analisis kritis wajib hukumnya ditempa dengan sungguh-sungguh di kalangan siswa
SMA/SMK. Salah satu aktivitas yang memiliki relevansi sangat tinggi dengan hal
tersebut adalah menghidupkan dan mengembangkan kelompok-kelompok peneliti di
kalangan siswa. Oleh karena itu, kelompok ilmiah remaja (KIR) atau kelompok
ilmiah siswa (KIS), hendaknya mulai dijadikan program wajib oleh pihak sekolah.
Dengan kegiatan tersebut, siswa belajar untuk mengkaji permasalahan,
membandingkan harapan dengan fakta, mencarikan solusi alternatif, menguji
solusi yang ditawarkan, menganalisis secara objektif, dan menyimpulkan serta member
rekomendasi. Semua kompetensi ini nyaris tidak muncul dalam pembelajaran
kelasikal.
Kedua hasil analisis tersebut
muncul dari hasil observasi dengan cara seksama dan dalam tempo yang panjang
terhadap mahasiswa yang hasil studinya tersaji di atas. Bahwa kesederhanaan,
kesungguhan, ketekunan, kecermatan, jiwa berkompetisi yang tinggi, dan berani
berhadapan dengan suasana baru adalah bagian tak terpisahkan dari keberhasilan
hasil studi.
Namun, dibalik itu hendaknya
harus selalu dan selalu melakukan refleksi diri. Apa yang telah, sedang, dan
akan dilakukan haruslah selalu dijadikan bahan refleksi. Hari kemarin adalah
kenangan, hari ini adalah kenyataan dan hari esok adalah harapan. Semua ini,
dikaji demi hidup lebih berarti. Karena sesungguhnya hidup adalah upaya
peningkatan status, harkat dan martabat agar dapat hadir menjadi orang mulia
dan dimuliakan. Akhirnya, selamat dan sukses terucap dengan segala kebanggan
dan kebahagiaan bagi Mahasiswa yang Telah Sukses meraih Hasil Studi Sempurna. “Seperti
Mahasiswa dengan Hasil Studi di Atas”. Semoga Kebaikan selalu datang dari
segala penjuru.
Artikel Terkait:
Esai
- Menanti Kenaikan Gaji dan Gaji Ke-13
- Bentuk Soal UN 2015 yang Menakutkan
- Bidikmisi Untuk S2 dan Undang-Undang Bidikmisi
- Panduan Lomba Esai Sosial Budaya 2013
- Hati-hati dengan Hati!
- Hati-Hati dengan Seleksi CPNS 2013!
- Fenomena Guru Berprestasi
- Lomba Menulis Esai Sosial Budaya 2013
- Gaji Ke-13 dan BLSM Tahun 2013
- Hitam Putih Kurikulum 2013 di Tangan Guru
- Hasil UN 2013 Vs Penilaian Guru
- Ketika Nilai Rapor untuk SNMPTN
- Perubahan Jadwal UN SMA/SMK 2013
- Menggantung Harapan Pada Tim TPG
- Kampus Terpopuler Asia 2013
- Guru Menulis: Momentum dan Tantangan
- Ancaman UN di Kelas XI
- Lenyapnya RSBI-SBI
- 24 Jam Tatap Muka Perminggu Kurang Proporsional
- Hati-Hati Merekrut Pelatih Inti Untuk Kurikulum 2013
- Karut Marut TPG Bukti Ketidakberpihakan Pemerintah
- Kurikulum 2013 Vs Kemampuan Berpikir Anak
- 3 Risiko Lembaga Negara Melobi Oknum DPR
- Bobot Soal UN 2013 Ditingkatkan
- Menanti Kejujuran UN 2013
Artikel
- Konsep Tri Angga Busana Adat Bali
- Narasi dan Eksekusi Sampah Plastik dalam Pararem
- Bentuk Soal UN 2015 yang Menakutkan
- Ada Apa dengan UN 2015?
- Reaksi Reduksi dan Oksidasi (Bagian-1)
- Mengapa Umat Hindu Melaksanakan Siwa Ratri?
- UN 2015 Tidak Lagi Penentu Kelulusan
- Siapa Bilang Kurikulum 2013 Dicabut?
- Sasaran Dan Penilaian Kerja Pegawai
- Penerapan K-13 untuk Sekolah Terpilih
- Memuliakan Guru, Mungkinkah?
- 7 Alasan Orang Kaya Pelit Sumbangan
- Menuju Hybrid Learning Models Pada Kurikulum 2013
- Hitam Putih Kurikulum 2013 di Tangan Guru
- Ketika Nilai Rapor untuk SNMPTN
- Menggantung Harapan Pada Tim TPG
- Kampus Terpopuler Asia 2013
- Guru Menulis: Momentum dan Tantangan
- Ancaman UN di Kelas XI
- Lenyapnya RSBI-SBI
- 24 Jam Tatap Muka Perminggu Kurang Proporsional
- 5 Unsur Esensial Inquiry
- Hati-Hati Merekrut Pelatih Inti Untuk Kurikulum 2013
- Karut Marut TPG Bukti Ketidakberpihakan Pemerintah
- Penyiapan Guru Sebagai Implementator Kurikulum 2013
Catatan Perjalanan
- Kisah Inspiratif: Sushma Verma, Raih Gelar Master di Usia 13 Tahun
- Happy Ending
- Mati Awal Kehidupan dan Hidup Pangkal Kematian
- Jadilah Orang Gembira
- Gosip Membuat Orang Menjadi Kecil
- Perasaan perempuan itu seperti apa sih?
- Agar Tidak Ada Lagi Penyesalan
- Andai Waktu Bisa Terulang
- Lomba Blog dan Twitter DPD RI (Catatan Hari Kedua)
- Hari Pertama Lomba DPD RI 2012
- Gede Putra Adnyana: Profesi Guru Panggilan Nurani
- Putuskan Benang Itu!
- Utak Atik Tahun 2012
- Refleksi Tahun 2011
- Hilang Mu
- Guru Jadi 'Alat Politik'
- Pemenang Sayembara Penulisan Naskah Buku Pengayaan Tahun 2011
- Molor yang Menyesakkan
- Hati-Hati Dengan Hatimu!
- Peringkat 10 Besar PIMNAS XXIV
- Perkara Pemantapan
- Karya Wisata dan Dharma Yatra
- Hutan Mangrove dan Karya Wisata
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Komentar Pembaca adalah Kebahagiaan Penulis