Tampilkan postingan dengan label Mandiri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mandiri. Tampilkan semua postingan

PANDUAN PENDAFTARAN BEASISWA BIDIKMISI TAHUN 2016

A. Jadwal Pendaftaran Bidikmisi 2016
·         Pendaftaran Sekolah dilaksanakan pada 15 Januari - 1 September.
·         Pendaftaran Siswa dilaksanakan pada 15 Januari – 1 September
·         Pendaftaran Bidikmisi PMDK-PN dilaksanakan pada 9 Februari – 8 Mei
·         Pendaftaran Bidikmisi SNMPTN dilaksanakan pada 10 Februari – 12 Maret
·         Pendaftaran Bidikmisi SBMPTN dilaksanakan pada 16 Maret – 3 Juni
·         Pendaftaran Bidikmisi Jalur Mandiri PTN dilaksanakan pada 10 Februari – 1 September
·         Pendaftaran Bidikmisi Jalur Mandiri PTS dilaksanakan pada 10 Februari – 1 September
B. Panduan Tata Cara Pendaftaran Beasiswa Bidikmisi
Bidikmisi terdiri dari beberapa jalur, diantaranya jalur SNMPTN, SBMPTN, PMDK-PN, Bidikmisi jalur mandiri Pergurun Tinggi Negeri dan Swasta.
Berikut langkah-langkah pendaftarannya:
1)     Pendaftaran melalui SNMPTN 2016
·         Sekolah melakukan pendaftaran Bidikmisi sebagai pemberi rekomendasi kepada siswa calon peserta Bidikmisi. Sekolah mendaftarkan diri sebagai instansi pemberi rekomendasi kepada pendaftar bidikmisi melalui lamanbidikmisi.dikti.go.id dengan melampirkan hasil scan untuk mendapatkan nomor Kode Akses Sekolah.
·         Dirjen dikti akan memverifikasi pendaftaran dalam kurun waktu 1 x 24 jam
·         Sekolah login ke bidikmisi.dikti.go.id menggunakan NPSN dan Kode Akses Sekolah untuk merekomendasikan masing-masing peserta Bidikmisi
·         Sekolah memberikan nomor pendaftaran dan kode akses kepada masing masing siswa yang sudah direkomendasikan
·         Siswa melakukan pendaftaran online Bidikmisi. Pendaftaran melalui situs resmi pendaftaran Bidikmisi siswa, yaituhttp://bidikmisi.dikti.go.id. Siswa bisa login menggunakan nomor pendaftaran dan kode akses siswa.
2)     Pendaftaran melalui SBMPTN 2016
·         Calon peserta penerima beasiswa Bidikmisi terlebih dahulu mempelajari prosedur pendaftaran melalui http://bidikmisi.dikti.go.id/
·         Selanjutnya, mendaftar melalui lamanhttp://bidikmisi.dikti.go.idKemudian cetak kartu tanda peserta Bidikmisi.
·         Calon peserta penerima beasiswa Bidikmisi yang dinyatakan memenuhi persyaratan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Ristek (Menristek) dan Pendidikan Tinggi akan memperoleh Kode Akses Pendaftaran (KAP) dan Personal Indentification Number (PIN) untuk mendaftar SBMPTN 2016 melalui laman http://pendaftaran.sbmptn.or.id, tanpa harus membayar biaya seleksi.
·         Calon peserta penerima beasiswa Bidikmisi yang telah dinyatakan lulus melalui SNMPTN dan berkeinginan untuk mendaftar SBMPTN, maka PIN yang telah diperoleh dinyatakan tidak berlaku dan yang bersangkutan harus membayar biaya seleksi dengan menggunakan KAP yang telah diperoleh sebelumnya.
3)     Pendaftaran melalui PMDK-PN 2016
·         SMA/SMK/MA/MAK negeri maupun swasta, termasuk sekolah RI yang ada di luar negeri.
·         Sekolah terdaftar sebagai peserta Ujian Nasional (UN) 2016
·         Siswa SMA/SMK/MA/MAK kelas terakhir yang mengikuti UN pada tahun 2016.
·         Memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN).
·         Memperoleh rekomendasi dari Kepala Sekolah.
·         Memiliki prestasi akademik di sekolah setiap semester.
·         Pendaftaran melalui Seleksi Mandiri PTN dan PTS
4)     Pendaftaran Bidikmisi jalur mandiri Pergurun Tinggi Negeri dan Swasta
Khusus untuk pendaftaran melalui Seleksi Mandiri PTN dan PTS harus melengkapi persyaratan pendaftaran sesuai dengan aturan PTN atau PTS masing-masing dengan cara mengunjungi situs web universitas tersebut.
C. Pendaftaran Ulang Beasiswa Bidikmisi
Setelah menyelesaikan tahap pendaftaran online, kemudian mendaftar dan mengikuti seleksi Bidikmisi SNMPTN, Bidikmisi SBMPTN, Bidikmisi PMDK Politeknik, Bidikmisi jalur Mandiri PTN, atau Bidikmisi jalur Mandiri PTS. Selanjutnya melengkapi berkas yang akan dibawa pada saat melakukan pendaftaran ulang seleksi masuk. Berkas-berkas tersebut berupa :
1)       Kartu peserta dan formulir pendaftaran program Bidikmisi yang dicetak dari sistem Bidikmisi
2)       Surat keterangan lulus dari Kepala Sekolah.
3)       Fotokopi rapor semester 1 (satu) s.d. 6 (enam) yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah.
4)       Fotokopi ijazah yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah.
5)       Fotokopi nilai ujian akhir nasional yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah.
6)       Surat keterangan tentang prestasi/peringkat siswa di kelas dan bukti pendukung prestasi lain di bidang ko-kurikuler dan ekstrakurikuler yang disahkan (legalisasi) oleh Kepala Sekolah.
7)       Kartu Pengaman Sosial (KPS/BSM) (jika merupakan penerima BSM).
8)       Surat Keterangan Penghasilan Orang tua/wali atau Surat Keterangan Tidak Mampu yang dapat dibuktikan kebenarannya, yang dikeluarkan oleh Kepala desa/Kepala dusun/Instansi tempat orang tua bekerja/tokoh masyarakat.
9)       Fotokopi Kartu Keluarga atau Surat Keterangan tentang susunan keluarga.
10)  Fotokopi rekening listrik bulan terakhir (apabila tersedia aliran listrik) dan atau bukti pembayaran PBB (apabila mempunyai bukti pembayaran) dari orang tua/wali-nya.


Selengkapnya.. »»  

Mengintip Penerimaan Mahasiswa Baru 2013 di ITS

Terdapat tiga jalur masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN), termasuk ITS Surabaya bagi calon mahasiswa baru pada tahun 2013. Ketiga jalur itu, (1) jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) atau yang dulu dikenal dengan jalur undangan. Jalur SNMPTN tidak melalui tes masuk, tetapi dengan menggunakan nilai rapor, un, dan prestasi (portofolio) siswa. Jalur ini hanya bisa diikuti oleh siswa yang memenuhi pringkat di sekolahnya masing-masing. Jalur SNMPTN 2013 bersifat gratis, jadi biaya pendaftaran ditanggung pemerintah; (2) jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Jalur ini melalui tes yang diselenggarakan oleh PTN. Jalur ini berbayar dan bebannya ditanggung oleh peserta SBMPTN; dan (3) seleksi mandiri PTN atau jalur kemitraan. Seleksi masuk PTN ini ditanggung oleh peserta melalui tes yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi yang melaksanakan jalur mandiri.
Berkaitan dengan SNMPTN 2013, maka ITS Surabaya paling sedikit menerapkan dua parameter. Pertama, parameter dari kemampuan atau potret asal sekolah calon mahasiswa. Artinya, kualitas dan kredibilitas sekolah menjadi bahan pertimbangan.  Hal ini bisa dinilai dari tingkat akreditasi sekolah siswa yang bersangkutan. Kemudian nilai alumni dari sekolah asal calon mahasiswa di ajang SNMPTN tiga tahun sebelumnya secara berturut-turut, mulai tahun 2010, 2011, dan 2012. Selanjutnya adalah tetap dari penilaian alumni sekolah asal calon mahasiswa namun dalam bidang nilai IPK selama perkuliahan tahap persiapan di ITS Surabaya.
Kedua adalah dari calon mahasiswa itu sendiri terkait nilai rapor atau akademiknya selama tiga tahun masa pembelajaran serta nilai Ujian Nasional (UN). Dalam hal ini, ITS Surabaya memberikan otorisasi terhadap nilai mata pelajaran tertentu, misalkan jika si calon memilih salah satu jurusan di FTI, maka nilai fisika, matematika, dan bahasa inggrisnya yang diutamakan. Artinya, calon mahasiswa harus cerdas memilih jurusan di ITS Surabaya sesuai dengan kemampuan atau kompetensinya.
Untuk SNMPTN 2013, kuota yang diberikan sebanyak 50 %. Jalur  SBMPTN sebesar 30 % dan sisanya 20 persen untuk jalur seleksi mandiri PTN. Data daftar daya tampung untuk ITS Surabaya akan diinformasikan ke calon mahasiswa melalui website pada Januari 2013 dan  bisa diakses di www.its.ac.id.
Di lain pihak perlu diperhatikan pemakaian format portofolio sebagai tambahan penilaian jalur SNMPTN. Hal ini penting bagi calon mahasiswa yang memilih bidang ilmu seni dan keolahragaan yang mencakup minat, bakat, kemampuan, dan pengalaman. Sekali lagi, ini digunakan untuk calon mahasiswa yang ingin memilih program studi bidang ilmu seni seperti seni rupa, desain, kriya, media rekam, dan seni pertunjukkan. Dan digunakan juga untuk calon mahasiswa yang akan memilih program studi bidang ilmu keolahragaan yang mencakup ilmu keolahragaan (Ikor), pendidikan jasmani kesehatan dan rekreasi (PJKR), pendidikan kepelatihan olahraga (PKO) serta Pendidikan Jasmani dan Kesehatan (PJK).
Akhirnya, yang paling penting adalah mempersiapkan diri semaksimal mungkin. Mulai dari menentukan pilihan tentang PTN dan jurusannya sesuai dengan kemampuan siswa. Selanjutnya, membuka soal-soal seleksi tahun lalu untuk dipelajari dan dilatih sehingga ada gambaran tentang tes yang akan digunakan. Namun, yang lebih penting adalah mempersiapkan diri untuk menghadapai UN. Karena apa artinya pilihan yang gagah pada PTN, jika gagal dalam UN. Untuk jenjang SMA, UN akan diselenggarakan pada tanggal 16 – 19 April 2013. Semoga sukses. 
Selengkapnya.. »»