Hasil Seleksi Nasional
Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun 2014 telah diumumkan pada tanggal
27 Mei 2014 pukul 12.00 WIB. Hasilnya, pastilah menuai kebahagiaan dan kekecewaan.
Bahagia, karena diterima di salah satu PTN dan kecewa akibat tidak diterima di
PTN yang menjadi pilihannya.
Terlepas dari
kebahagiaan dan kekecewaan tersebut, berikut diinformasikan pengumuman Panitia
SNMPTN 2014, Nomor 188/Ketum/2014,
tentang informasi bagi calon mahasiswa yang dinyatakan lulus SNMPTN, yakni:
1. Status penerimaan anda
sebagai mahasiswa di PTN tujuan, akan ditentukan berdasarkan verifikasi data
akademik (rapor dan portofolio) yang akan dilaksanakan oleh PTN tempat anda
diterima;
2. Kehadiran pada saat
registrasi (daftar ulang) sesuai jadwal yang ditentukan PTN sangat penting bagi
anda karena akan menentukan proses verifikasi dan status penerimaan anda;
3. Setelah anda dinyatakan
lolos verifikasi, baru status anda ditetapkan menjadi diterima sebagai
mahasiswa di PTN tersebut;
4. Bagi anda yang merupakan
peserta Bidikmisi, selain dilakukan verifikasi terhadap data akademik anda, PTN
tujuan akan melakukan juga verifikasi data ekonomi dan/atau kunjungan ke
alamat tinggal anda untuk menetapkan status penerimaan anda
sebagai mahasiswa;
alamat tinggal anda untuk menetapkan status penerimaan anda
sebagai mahasiswa;
5. Syarat, ketentuan dan
jadwal registrasi (daftar ulang) harus
dilihat di laman PTN masing-‐masing.
dilihat di laman PTN masing-‐masing.
Sedangkan
bagi siswa yang tidak lulus SNMPTN 2014, masih ada kesempatan untuk mengikuti
SBMPTN 2014. Pendaftaran SBMPTN 2014 dimulai tanggal 12 Mei (08:00 WIB) - 6
Juni 2014 (22:00 WIB). Khusus bagi Pelamar Bidikmisi yang mengikuti SNMPTN
2014, pendaftaran baru dapat dilakukan setelah pengumuman kelulusan SNMPTN 2014
pada tanggal 27 Mei 2014 pada pukul 12.00 WIB. Adapun jadwal penting SBMPTN
2014, disajikan pada table sebagai berikut:
NO
|
KEGIATAN
|
JADWAL
|
1
|
Launching SBMPTN
|
21
Mar 2014
|
2
|
Video Tutorial Tatacara Pendaftaran
mulai dapat diunduh melalui laman SBMPTN
|
6
Mei 2014
|
3
|
Panduan Peserta mulai dapat diunduh
melalui laman SBMPTN
|
6
Mei 2014
|
4
|
Pendaftaran Online
|
12
Mei – 6 Juni 2014 (Pukul 22:00 WIB)
|
5
|
Ujian Tertulis
|
17
Juni 2014
|
6
|
Ujian Keterampilan
|
18-19
Juni 2014
|
7
|
Pengumuman Kelulusan (pukul 17.00
WIB)
|
16
Juli 2014
|
Calon peserta penerima
Bidikmisi yang dinyatakan tidak diterima melalui SNMPTN 2014 dapat mendaftar
untuk mengikuti SBMPTN 2014. Calon peserta penerima Bidikmisi harus mendaftar
di laman http://pendaftaran.sbmptn.or.id. Dalam hal
ini mereka akan menggunakan pasangan KAP dan PIN yang diperoleh dari Bidikmisi
Ditjen Dikti. Hal ini dilakukan agar dapat mencetak Kartu Tanda Peserta SBMPTN dan
semua proses ini tanpa harus membayar biaya untuk mengikuti ujian SBMPTN
(gratis).
Adapun Kategori
pembayaran pada pendaftaran SBMPTN 2014 untuk calon penerima dan bukan calon
penerima bidikmisi.
A. Kategori Pendaftar
Kate
gori
|
Peserta
SNMPTN 2014
|
Calon
Peserta Penerima Bidikmisi
|
Lulus
SNMPTN 2014
|
Biaya
Ujian SBMPTN 2014
|
1
|
Tidak
|
Ya
|
---
|
Gratis
|
2*)
|
Ya
|
Ya
|
Tidak
|
Gratis
|
3**)
|
Ya
|
Ya
|
Ya
|
Bayar
|
4
|
Ya
|
Tidak
|
Ya/Tidak
|
Bayar
|
5
|
Tidak
|
Tidak
|
---
|
Bayar
|
Catatan:
*)
Calon peserta penerima Bidikmisi yang dinyatakan tidak
diterima melalui SNMPTN dan berkeinginan untuk mendaftar SBMPTN, maka
yang bersangkutan harus mendaftar di http://pendaftaran.sbmptn.or.id menggunakan
pasangan KAP dan PIN yang diperoleh dari Bidikmisi Ditjen Dikti untuk mencetak
Kartu Tanda Peserta SBMPTN tanpa harus membayar biaya untuk mengikuti ujian
SBMPTN (gratis).
**) Calon
peserta penerima Bidikmisi yang telah dinyatakan lulus melalui SNMPTN dan
berkeinginan untuk mendaftar SBMPTN, maka yang bersangkutan harus mendaftar di http://pendaftaran. sbmptn.or.id menggunakan
pasangan KAP dan PIN yang diperoleh dari Bidikmisi Ditjen Dikti, tetapi yang
bersangkutan diharuskan melakukan pembayaran biaya untuk mengikuti
ujian SBMPTN (menggunakan Slip Pembayaran yang diperoleh dalam pendaftaran
SBMPTN) sebelum dapat mencetak Kartu Tanda Peserta (http://www.sbmptn.or.id/?mid=17)
Artikel Terkait:
Berita
- Menanti Kenaikan Gaji dan Gaji Ke-13
- Ada Apa dengan UN 2015?
- Data Kelulusan SNMPTN 2014
- Pengumuman Hasil SNMPTN 2014
- Anggota DPR dan DPD RI 2014-2019 Dapil Bali
- Peraih Nilai Tertinggi UN SMA/MA Tahun 2014 Tingkat Nasional
- Anggota DPRD 2014 – 2019 Hasil Penetapan KPUD Buleleng
- Dilematika UNAS: Saat Nilai Salah Berbicara
- Pengumuman Dan Pendaftaran CPNS pada September 2013
- Reklamasi Teluk Benoa Untuk Masa Depan Bali
- Seleksi Tenaga Honorer K2 Pada September 2013
- Sekilas Info Hasil SBMPTN 2013
- Menuju Olimpiade Dunia 2013
- Penerimaan CPNS Calon Praja IPDN 2013/2014
- Gaji Ke-13 dan BLSM Tahun 2013
- Pengumuman Penerimaan Siswa SMA Negeri Bali Mandara Angkatan 2013-2016
- Hasil dan Harapan UN 2013
- Prestasi UN SMA/MA 2012/2013 Bali
- Kelulusan UN SMA/MA 2012/2013 Bali
- Temuan Aneh Sepanjang 2012
- Prestasi Sains dan Matematika Indonesia Menurun
- Permendiknas Standar Nasional Pendidikan
- UN 2012/2013
- Pengumuman Peserta Lolos Seleksi Tahap I SMA Negeri Bali Mandara (Sampoerna Academy) 2012/2015
Bidikmisi
Pendidikan
- 50 Universitas Terbaik di Indonesia
- Seputar UN SMA 2015/2016
- PANDUAN PENDAFTARAN BEASISWA BIDIKMISI TAHUN 2016
- Pemenang Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional 2015
- Kampus Terbaik di Indonesia Tahun 2015
- Guru dan UKG 2015
- Daftar Siswa Smandab Lulus SNMPTN 2015
- Kisi-Kisi UN Kimia 2015
- Ada Apa dengan UN 2015?
- Reaksi Reduksi dan Oksidasi (Bagian-1)
- UN 2015 Tidak Lagi Penentu Kelulusan
- Siapa Bilang Kurikulum 2013 Dicabut?
- Sasaran Dan Penilaian Kerja Pegawai
- Surat Mendikbud tentang Implementasi Kurikulum 2013
- Penerapan K-13 untuk Sekolah Terpilih
- Memuliakan Guru, Mungkinkah?
- Pengumuman Hasil SNMPTN 2014
- Peraih Nilai Tertinggi UN SMA/MA Tahun 2014 Tingkat Nasional
- 78 Siswa Bali dan 54 Siswa Buleleng Tidak Lulus UN SMA/MA
- Dilematika UNAS: Saat Nilai Salah Berbicara
- Bidikmisi Untuk S2 dan Undang-Undang Bidikmisi
- Pemenang Lomba Sekolah Sehat Tahun 2013
- Kisah Inspiratif: Sushma Verma, Raih Gelar Master di Usia 13 Tahun
- Fenomena Guru Berprestasi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Komentar Pembaca adalah Kebahagiaan Penulis