Menuju Olimpiade Dunia 2013

Sebanyak 32 putra-putri terbaik Indonesia akan berkompetisi pada olimpiade dunia tahun 2013. Putra-putri yang juga berasal dari jenjang sekolah menengah atas (SMA) terbaik ini, akan mengikuti tujuh olimpiade tingkat dunia. Yakni, fisika, komputer, kimia, biologi, astronomi dan astrofisika, geografi, dan matematika.

Pada ajang olimpiade fisika, tim Indonesia terdiri dari lima siswa. Tim fisika akan berlaga pada The 44th International Physics Olympiad atau Olimpiade Fisika Internasional ke-44 di Kota Kopenhagen, Denmark pada 7-15 Juli. Mereka adalah:
1)    Andres Bethavan Situmorang dari SMA Pribadi Depok, Jawa Barat;
2)   I Made Gita Narendra Kumara dari SMAN Bali Mandara, Bali;
3)   Joshua Christian Nathanael dari SMAK IPEKA Sunter, DKI Jakarta;
4)   Mikael Harseno Subianto dari SMAK 1 BPK Penabur Jakarta, DKI Jakarta;
5)   Paulus Anthony Halim dari SMAN 3 Surakarta, Jawa Tengah.

Tim olimiade biologi mengirim empat siswa. Tim olimpiade biologi Indoensia akan berlaga pada The 24th International Biology Olympiad atau Olimpiade Biologi Internasional ke-24 di Kota Bern, Swiss pada 14-21 Juni. Mereka adalah:
1)    Rhogerry Deshycka dari SMA Pribadi Bandung, Jawa Barat;
2)   Kezia Stevanie Tanfriana dari SMAK BPK Penabur Gading Serpong, Banten;
3)   Titis Setiyobudi dari SMA BGGS Gemolong, Sragen, Jawa Tengah;
4)   Muhammad Farhan Maruli dari SMAN 78 Jakarta, DKI Jakarta.

Tim geografi akan berlaga pada The 10th International Geography Olympiad atau Olimpiade Geografi Internasional ke-10 di Kota Kyoto, Jepang pada 30 Juli -7 Agustus. Pada olimpiade tahun 2013 ini, tim geografi Indonesia mengirim empat siswa. Mereka adalah:
1)    Aditya Pradana dari SMA Muhammadiyah Wonosobo, Jawa Tengah;
2)   Asahi Idamanto dari SMAN 5 Yogyakarta, DIY;
3)   Nuresa Riana Nugraha dari SMAN 1 Lembang, Jawa Barat;
4)   Asthina Novita Syanur dari SMAN 1 Metro Lampung.

Tim astronomi dan astrofisika akan berlaga pada The 7th International Olympiad on Astrophysics atau Olimpiade Astronomi dan Astrofisika Internasional ke-7 di Volos, Yunani pada 27 Juli-5 Agustus. Tim Indonesia mengirimkan sebanyak lima siswa pada olimpiade kali ini. Mereka adalah:
1)    M.Imam Adli dari SMA Kharisma Bangsa, Banten;
2)   David Orlando Kurniawan dari SMAK 1 Penabur, Jakarta;
3)   Marcelina Viana dari SMA Santa Ursula, Jakarta, DKI Jakarta;
4)   Rizki Wahyu Pangestu dari SMAN 1 Banjarnegara, Jawa Tengah;
5)   R.Aryo Tri Adhimukti dari SMAN 3 Malang, Jawa Timur.

Pada ajang olimpiade kimia, tim Indonesia terdiri dari empat siswa. Tim kimia akan berlaga pada The 45th International Chemistry Olimpiad atau Olimpiade Kimia Internasional ke-45 di Kota Moskow, Rusia pada 15-24 Juli. Mereka adalah:
1)    Putu Ivan Budi Gunawan dari SMAN 1 Denpasar, Bali;
2)   Ivan Kurniawan dari SMAN 1 Purwokerto, Jawa Tengah;
3)   Ryan Bagus Fitradi dari SMAN 81 Jakarta;
4)   Jason Mahadika Nathanael dari SMAK BPK Penabur, Gading Serpong, Tangerang, Banten.

Tim komputer akan berlaga pada The 25th International Olympiad on Informatics atau Olimpiade Informatika Internasional ke 25 di Kota Brisbane, Australia pada 6-13 Juli. Tim Indonesia terdiri dari empat siswa. Mereka adalah:
1)    Nathan Azaria dari SMAN 2 Purwokerto, Jawa Tengah;
2)   Jonathan Irvin Gunawan dari SMAK 1 BPK Penabur, Bandung, Jawa Barat;
3)   Ammar Fathin Sabili dari SMAN 1 Sragen BBS, Jawa Tengah;
4)   Stefano Chiesa dari SMAK 3 BPK Penabur Jakarta, DKI Jakarta.

Sedangkan pada ajang olimpiade matematika, tim Indonesia terdiri dari enam siswa.  Tim matematika akan berlaga pada The 54th International Mathematical Olympiad atau Olimpiade Matematika Internasional ke-54 di Kota Santa Marta, Kolombia pada 18-28 Juli. Mereka adalah:
1)    Fransisca Susan dari SMAK 1 BPK Penabur Jakarta, DKI Jakarta;
2)   Stephen Sanjaya dari SMAK 1 BPK Penabur Jakarta, DKI Jakarta;
3)   Bivan Alzacky Harmanto dari SMA Labschool Jakarta, DKI Jakarta;
4)   Gede Bagus Bayu Pentium dari SMA Semesta Semarang, Jawa Tengah;
5)   Reza Wahyu Kumara dari SMAN Sragen BBS, Jawa Tengah;
6)   Kevin Christian Wibisono dari SMAK IPEKA Puri Indah Jakarta, DKI Jakarta.

Semoga mereka menjadi duta-duta bangsa yang membanggakan untuk mengharumkan Indonesia di kancah internasional. Oleh karena itu, kita wajib berdoa agar mereka diberikan kekuatan fisik dan psikis sehingga mampu menghadirkan kemampuannya dengan maksimal. Semoga! (Sumber: http://www.kemdiknas.go.id/kemdikbud/berita/1523)



Artikel Terkait:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar Pembaca adalah Kebahagiaan Penulis