Tantangan besar bangsa Indonesia adalah hidup
harmonis di tengah perbedaan. Bhinneka tunggal ika yang
menjadi ikon pemersatu, kini dihadapkan pada kondisi yang rumit. Keragaman suku
bangsa, agama, bahasa, seni, dan adat istiadat tak hanya menjadi sumber
identitas yang membanggakan, tetapi belakangan menimbulkan berbagai percik api
perselisihan. Lantas, bagaimana cara kita hidup harmonis di tengah perbedaan?
Bagaimana cara kita mengelola keragaman budaya? Bagaimana upaya kita menanamkan
dan merawat nilai-nilai dalam masyarakat majemuk?
Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan,
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengundang pelajar tingkat
SMA/SMK/MA/SMA-LB/Paket C untuk menyumbangkan gagasan dalam lomba menulis esai
sosial budaya dengan tema “Hidup Harmonis di Tengah Perbedaan”. Naskah
esai diharapkan mengkaji isu-isu aktual dan menyumbangkan perspektif guna
membangun kehidupan harmonis di tengah perbedaan dan keragaman budaya.
Esai adalah jenis karangan yang mengekspresikan
opini penulis mengenai tema tertentu. Karena itu penulis dituntut mampu
mengungkapkan data, informasi, dan gagasannya mengenai suatu soal tanpa
bersikap kaku pada pembaca. Esai tetap harus berisi argumentasi dan analisis
yang jelas serta data yang akurat dan kredibel, tetapi dengan bahasa yang
lugas, cerdas, dan komunikatif.
DEWAN JURI
Naskah esai akan diseleksi oleh dewan juri yang
terdiri dari:
· Dr.
Riwanto Tirtosudarmo (Peneliti Senior LIPI)
· S.
Dloyana Kusumah (Peneliti Senior Puslitbang Kebudayaan)
· Dr.
Mu’jizah (Peneliti Badan Bahasa)
· Putu
Fajar Arcana (Redaktur Budaya Kompas)
· Setiawati
Intan Savitri (Forum Lingkar Pena)
Dewan Juri akan memilih 12 finalis guna diundang
ke Jakarta untuk mempresentasikan karyanya di depan dewan juri. Hasil
presentasi akan menentukan para pemenang lomba.
HADIAH
Juara
I : Rp 10.000.000 + piagam
Juara
II : Rp 9.000.000 + piagam
Juara
III : Rp 8.000.000 + piagam
Juara
Harapan I : Rp 7.000.000 + piagam
Juara
Harapan II : Rp 6.000.000 + piagam
Juara
Harapan III : Rp 5.000.000 + piagam
Hadiah
Hiburan untuk 6 finalis lainnya : Rp 2.500.000 + piagam
*
Pajak hadiah ditanggung pemenang
**
Karya para finalis akan diterbitkan dalam buku kumpulan esai terbaik.
Poster lomba dapat
diunduh di:
Sumber:
Artikel Terkait:
Lomba Siswa
- Lomba Menulis Resensi Buku dan Kritik Sastra (Inspirasi.co)
- Lomba Menulis Artikel-3 Nasional tahun 2014 tentang ABK, PLK dan Pensif
- Pemenang Lomba Esai Sosial Budaya 2013
- 12 Finalis Lomba Esai Sosial Budaya 2013
- Kompetisi Menulis Tulis Nusantara 2013
- Lomba Karya Tulis Pemuda Tingkat Nasional Tahun 2013
- Panduan Lomba Esai Sosial Budaya 2013
- Medali Emas dalam Olimpiade Astronomi Internasional 2013
- 4 Medali IChO 2013
- Lomba Menulis Nasional Kisah Guru Inspiratif 2013
- Sayembara Penulisan Naskah Buku Pengayaan Tahun 2013
- Lomba Menulis Cerita Remaja (LMCR-2013)
- Jurnalis Award Bali 2013
- Lomba menulis Artikel Perdamaian 2013
- Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) Ke-45 Tahun 2013
- Lomba Penulisan Artikel, Feature dan Foto Bidang Dikbud 2013
- Lomba Menulis Surat Remaja Nasional 2013
- Mandiri Blog Contest 2013
- Sayembara Penulisan Artikel Inovasi Pelayanan Publik
- Chemistry Week ITS Surabaya 2013
- Lomba Inovasi Teknologi Lingkungan (LITL) Tk. Nasional 2013
- Lomba Penulisan “Bahasa Indonesia dan Kita”
- Hibah Penulisan Artikel Inovasi Pelayanan Publik
- Lomba Kisah Gokil di Sekolah 2012
Esai
- Menanti Kenaikan Gaji dan Gaji Ke-13
- Bentuk Soal UN 2015 yang Menakutkan
- Bidikmisi Untuk S2 dan Undang-Undang Bidikmisi
- Panduan Lomba Esai Sosial Budaya 2013
- Hati-hati dengan Hati!
- Hati-Hati dengan Seleksi CPNS 2013!
- Fenomena Guru Berprestasi
- Gaji Ke-13 dan BLSM Tahun 2013
- Hitam Putih Kurikulum 2013 di Tangan Guru
- Hasil UN 2013 Vs Penilaian Guru
- Ketika Nilai Rapor untuk SNMPTN
- Perubahan Jadwal UN SMA/SMK 2013
- Menggantung Harapan Pada Tim TPG
- Kampus Terpopuler Asia 2013
- Guru Menulis: Momentum dan Tantangan
- Ancaman UN di Kelas XI
- Lenyapnya RSBI-SBI
- 24 Jam Tatap Muka Perminggu Kurang Proporsional
- Hati-Hati Merekrut Pelatih Inti Untuk Kurikulum 2013
- Karut Marut TPG Bukti Ketidakberpihakan Pemerintah
- Kurikulum 2013 Vs Kemampuan Berpikir Anak
- 3 Risiko Lembaga Negara Melobi Oknum DPR
- Bobot Soal UN 2013 Ditingkatkan
- Menanti Kejujuran UN 2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Komentar Pembaca adalah Kebahagiaan Penulis