12 Finalis Lomba Esai Sosial Budaya 2013


Panitia dan dewan juri telah menentukan 12 finalis yang akan diundang ke Jakarta guna mengikuti acara presentasi finalis dan penentuan pemenang pada tanggal 27 – 29 Oktober 2013. Ke-12 finalis tersebut, antara lain:

 NAMA
ASAL SEKOLAH
JUDUL
Herman Palani
SMA Negeri 2 Sekayu, Sumatera Selatan
Sewakul, (Inovasi Kebudayaan) sebagai Media Pencegah Konflik Kesukuan di Kabupaten Musi Banyuasin
Christ DMA. Soselisa
SMAN Siwalima, Ambon, Maluku
Satu Warna, Satu Nada
Taufiqurrahman
Madrasah Aliyah Tahfidh Annuqayah, Sumenep, Jawa Timur
Dari Pesantren untuk Indonesia (Pengalaman Pesantren dalam Pribumisasi Nilai-Nilai Multikultural untuk Membangun Keharmonisan di Tengah Perbedaan)
Alfi Fatona Putri
SMAN 6 Yogyakarta
Apakah Hal-Hal Kecil yang Sudah Terkikis Ini Bisa Menjadikan Indonesia Lebih Harmonis?
Niko Rizaldi
SMAN Plus Provinsi Riau
Tradisi Pacu Jaluo Kuantan; Implementasi Adat Melayu sebagai Harmonisasi Kehidupan Berbangsa
Verencya Oktaviani
SMA Kristen Immanuel, Pontianak, Kalimantan Barat
Pertukaran Pelajar Antardaerah dalam Upaya Mempersatukan Bangsa
Hotma Tiurmaida Manullang
SMAN 3 Lamongan, Jawa Timur
Pelajar di Tengah Pluralisme dan Multikulturalisme: Pilihan Sikap Bijaksana Ala Hotma
Nurul Fadliah Fahrul
SMAN I, Watansoppeng, Sulawesi Selatan
Menghargai Pluralisme melalui Perkawinan Antarsuku
Anastasia
SMA Santa Ursula Pos, Jakarta Pusat
Bahasa Indonesia, Suryakanta Rakyat Indonesia
Luh Putu Eka Yani
SMAN Bali Mandara, Buleleng, Bali
Revitalisasi Karang Taruna dengan Konsep Menyama Braya dalam Mewujudkan Harmoni Bangsa
I Gusti Ayu Cintya Adianti
SMAN 8 Denpasar, Bali
Belajar dari Keunikan Perayaan Nyepi pada Hari Jumat
Maulidia Rohmah
MA. Nurul Ummah, Kotagede Yogyakarta
Belajar Toleransi dari Lereng Merapi

Urutan ke-12 finalis ini masih bersifat acak, sehingga penentuan pemenang baru akan diumumkan setelah hasil presentasi para finalis dilakukan. Kami ucapkan selamat kepada para finalis yang berhasil menggaet hati para juri! Panitia akan menghubungi para finalis untuk keperluan keberangkatan ke Jakarta. Setiap finalis yang diundang tidak dipungut biaya. Segala keperluan transportasi dan akomodasi dibiayai sepenuhnya oleh panitia.
Dan bagi Anda yang belum terpilih, kami harap dapat mengikuti perlombaan serupa di tahun depan. Tetap semangat, ya! Panitia tidak dapat menampilkan rekap seluruh penilaian karena besarnya jumlah naskah yang masuk ke panitia dan setiap juri punya rekap naskah sendiri (juri berjumlah 5 orang). Panitia juga tidak dapat menyediakan sertifikat bagi peserta mengingat besarnya jumlah peserta dalam lomba ini.
Terima kasih


Artikel Terkait:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar Pembaca adalah Kebahagiaan Penulis