Rekayasa Nilai Siswa, Akses SMA Ditutup

Sekitar 10 SMA tidak memperoleh kesempatan mengikuti jalur undangan seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri karena terbukti merekayasa nilai rapor siswa tahun lalu. Akses sekolah-sekolah itu diblokir oleh panitia seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri.
 
Salah satu bukti kecurangan diperoleh panitia SNMPTN dari pengakuan siswa yang direkomendasikan mengikuti jalur undangan. Menurut pengakuan siswa itu, nilai-nilai yang diterima panitia bukanlah nilai asli. Kecurangan ini ditemukan tahun lalu dan sanksi diberikan tahun ini. Beberapa sekolah curang itu sudah mengklarifikasi temuan itu dan membantah telah berbuat curang. Yang terjadi semata-mata kesalahan pengisian data.
 
Sampai saat ini sudah ada 6.400 sekolah yang mendaftarkan atau merekomendasikan siswanya melalui jalur undangan. Adapun siswa yang telah mendaftarkan dirinya setelah diusulkan sekolah mencapai 1.400 siswa. Hasil SNMPTN jalur undangan akan diumumkan pada 28 Mei 2012 pukul 18.00 WIB.
Sumber:
http://edukasi.kompas.com/read/2012/02/24/08162527/Rekayasa.Nilai.Siswa.Akses.10.SMA.Ditutup

Kejujuran di negeri ini nyaris sebagai barang langka. Bahkan ketidakjujuran secara vulgar dipertontonkan oleh para politisi yang notabene pejabat Negara. Lalu, dari mana dan siapa harus membenahi kebobrokan ini? Jawaban pertama dan utama adalah sekolah dengan seluruh stakeholder pendidikan. Kenapa? Karena tidak dapat dimungkiri, saat ini hanya sekolah yang masih memiliki idealisme dan hati nurani. Walaupun, akhir-akhir ini sudah terjadi degradasi tetapi persentase masih relatif kecil. Artinya, sangat mungkin untuk dibenahi.
 
Ketidakjujuran di sekolah agaknya tidaklah berdiri sendiri. Faktor eksternal justru lebih besar berpengaruh tinimbang internal. Upaya para pendidik dan tenaga kependidikan untuk jujur dengan idealismenya terbentur oleh kepentingan politik. Sangat banyak kasus ketidakjujuran terjadi di sekolah karena adanya tekanan dari atasan. Ternyata, konsep asal bapak senang (ABS) masih mewarnai dunia pendidikan. Fenomena ini tidak dapat dibiarkan berkelanjutan. Harus ada regulasi dan reformasi dunia pendidikan demi idealisme, kejujuran, dan masa depan bangsa.
Dalam konteks inilah peran pendidik dan tenaga kepedidikan harus ditempatkan sebagai garda terdepan. Guru hendaknya diberikan otoritas dalam membimbing, mengawasi, menilai, dan memutuskan keberhasilan siswa. Guru hendaknya diposisikan sebagai orang yang paling relevan dan signifikan menentukan reward dan punishment kepada siswa. Sudahkah ini terwujud?

Saat ini sangat disadari ada kecenderungan menurunkan wibawa guru di mata siswa. Apa penyebabnya? Kesulitan guru memberikan punishment kepada siswa adalah salah satu penyebab. Padahal, siswa bersangkutan nyata-nyata tidak mempan dibina dan bahkan cenderung melawan. Penyebab lain, seperti sekolah dicap gagal, jika ada siswa yang tidak naik kelas/tidak lulus, desakan atasan (birokrasi) agar lulus 100%, permohonan orang tua agar anak-anaknya dapat lulus, dan rasa kasihan jika ada siswa yang gagal. Semua itu manusiawi. Akibatnya, kejujuran dan idealisme semakin langka di sekolah. Muara dari semua ini, sadar atau tidak sadar akan memperburuk sistem pendidikan nasional.
 
Mencermati hal tersebut, sudah saatnya kembali kepada roh pendidikan yang sesungguhnya. Yaitu, menumbuhkembangkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap akhlak mulia. Ketiga komponen ini terintegrasi dalam menentukan keberhasilan pendidikan. Jangan ada dominasi pengetahuan terhadap sikap ataupun pengetahuan terhadap keterampilan. Keberhasilan belajar siswa adalah adanya peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan sikap siswa.
Guru merupakan orang yang pertama dan utama mengetahui kondisi ketiga aspek tersebut. Oleh karena itu guru paling relevan dan signifikan menetukan keberhasilan belajar siswa. Harus terus dikumandangkan bahwa kegagalan siswa bukanlah hukuman, tetapi memberikan kesempatan kepada siswa untuk lebih banyak introspeksi sehingga pengetahuan, keterampilan, dan sikapnya dapat meningkat sesuai dengan potensinya.
 
Jadi, jangan lagi ada upaya mengebiri eksistensi guru, apalagi mengabaikan. Jika hal ini terjadi, maka masa depan bangsa dipastikan akan suram. (putradnyana).
Selengkapnya.. »»  

Sertifikasi Guru Diranking di Provinsi

Tiap provinsi tetap memiliki kuota guru yang disertifikasi berdasarkan nilai uji kompetensi awal (UKA). Walaupun UKA sertifikasi guru tahun 2012 digelar secara nasional dengan soal-soal teori pedagogi dan profesional dari pemerintah pusat.

Kuota sertifikasi guru tajun ini ditetapkan 250.000 guru. Adapun guru yang ikut UKA, baik guru kelas (SD) maupun guru mata pelajaran secara nasional berjumlah sekitar 286.000 guru.

Sumber:
http://edukasi.kompas.com/read/2012/02/26/17510423/Guru.Sertifikasi.Diranking.di.Provinsi.


Sertifikasi guru merupakan salah satu upaya meningkatkan profesionalisme guru. Agaknya, semua guru sepakat dengan hipotesis tersebut. Karena, dengan sertifikasi guru maka terdapat peningkatan kesejahteraan yang berdampak langsung atau tidak langsung terhadap peningkatan kinerja guru. Akhirnya, peningkatan kinerja guru bermuara pada peningkatan profesionalisme guru.

Seritifkasi hendaknya diselenggerakan dengan murni dan konsekuen sebagai upaya peningkatan profesionalisme dan kesejahteraan guru. Namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa niat mulia itu terbentur berbagai kendala. Mulai dari kendala teknis sampai pada kecemburuan PNS non guru. Pendek kata, ada nuansa ketidaktulusan dan ketidakikhlasan beberapa pihak menyukseskan sertifikasi guru. Kondisi ini mengakibatkan munculnya berbagai fenomena mempersulit penyelenggaraan sertifikasi guru. Apalagi, pihak-pihak yang ikut terlibat dalam sertifikasi guru tidak mendapatkan manfaat dan keuntungan langsung.

Mengangkat harkat dan martabat guru merupakan upaya meningkatkan kualitas generasi mendatang. Oleh karena itu, hendaknya jangan ada niat dari kalangan birokrasi atau pihak-pihak terkait untuk mempersulit penyelenggaraan sertifikasi guru. Meningkatkan kualitas guru adalah keniscayaan. Sertifikasi guru merupakan salah satu upaya ke arah itu. Masih terdapat banyak upaya yang berpengaruh, seperti sistem pendidikan calon guru, rekruitmen guru, pembinaan dan pengawasan, serta mekanisme reward dan punishment. Oleh karena itu ketulusan dan keikhlasan tidak dapat ditawar-tawar dalam upaya meningkatkan harkat dan martabat bangsa melalui sertifikasi guru. Dalam konteks inilah diperlukan kearifan dan kebijaksanaan penentu kebijakan, sehingga penyelenggaraan sertifikasi guru lebih banyak manfaat tinimbang mudharat. (putradnyana)
Selengkapnya.. »»  

Lomba Blog dan Twitter DPD RI (Catatan Hari Kedua)

Jakarta, 17/02/2012. Jumat pagi, 17 Februari 2012, Jakarta dan sekitarnya relatif cerah. Peserta lomba blog dan twitter DPD RI tahun 2012 sudah banyak yang berada di restaurant hotel untuk menikmati makan pagi. Nuansa cengkrama diantara mereka sangat terasa. Senyum, tawa, kecil maupun lebar silih berganti menghiasi wajah mereka. Pendek kata, wajah-wajah kebahagiaan tergores indah menyertai kemesraan mereka. Ini dapat dimaklumi, karena mereka baru saling mengenal yang


dipertemukan oleh kegemaran sama. Kegemaran yang menghadirkan kemesraan. Kemesraan untuk menambah sahabat dari berbagai daerah di seluruh Indonesia (wihhh, ingat seluruh Indonesia!). Kegemaran berselancar di dunia maya baik melalui blog maupun twitter. Sungguh hari yang menawarkan fenomena baru diantara mereka.



Agenda hari ini yaitu pengenalan dan diskusi parlemen, khususnya tentang DPD, pengumuman pemenang lomba blog dan twitter serta lomba antar staf DPD, dan ramah-tamah disertai makan malam di pantai Ancol. Sebagai nara sumber pada diskusi parlemen adalah Ibu Ira Koesno, Bapak Irman Putra Siddi, dan sekretaris jenderal DPD RI, Ibu Siti Nurbaya Bakar. Diskusi-informasi dipandu oleh Ibu Ira Koesno, mantan reporter Metro TV dan TV One.


Ibu Ira Koesno memaparkan tentang pentingnya pemanfaatan sosial media dalam upaya menyosialisasikan eksistensi DPD. Hal ini dipandang perlu, karena ada kekhawatiran sebagian besar masyarakat tidak mengenal sosok DPD yang sesungguhnya. Melalui blog dan twitter, diharapkan kalangan muda yang notabene adalah penerus tongkat pembangunan bangsa dapat mengenal lebih dekat profile DPD RI. Kepedulian pemuda (generasi muda) diharapkan mengubah image masyarakat tentang sepak terjang DPD RI. Di lain pihak pemanfaatan dunia maya (teknologi informasi dan komunikasi) harus terus dikumandangkan di tengah kepungan kemajuan IPTEK. Dalam konteks inilah jejaring sosial urgen dan relevan diterapkan sebagai sarana sosialisasi eksistensi DPD RI.


Kurang strategisnya peran, fungsi dan kewenangan DPD RI saat ini, disoroti oleh pengamat tata negara, Bapak Irman Putra Siddi. Beliau mengemukakan bahwa sistem ketatanegaraan bangsa Indonesia saat ini tidak sesuai dengan cita-cita pembentukan negara. Sejak sumpah pemuda (1928), pembentukan negara harus memperhatikan keragaman daerah. Berkumpulnya Yong Java, Yong Sumatra, Yong Selebes, dan lain-lain adalah untuk mengumandangkan, bertanah air, berbangsa, dan berbahasa satu yaitu Indoensia. Artinya, dukungan daerah sangat strategis sehingga sangat keliru jika mengabaikan aspirasi daerah, apalagi mengebiri. (aduh celaka lah Indonesia ini). Faktanya, sejak beberapa tahun terakhir, aspirasi daerah terabaikan. Dan, baru tahun 2004 aspirasi daerah mulai mendapat perhatian dengan hadirnya Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Namun, sekali lagi terjadi sikap setengah hati dalam megembalikan 'roh' keterwakilan daerah. Karena, ternyata kewenangan DPD RI 'sangat amat lemah sekali', sehingga posisi tawarnya pun amat kecil dalam menentukan kebijakan pemerintah. Sekali lagi, DPD dipandang sebagai “Anak Tiri” dari “Bapak yang Sama”. Oleh karena itu sangat relevan dan signifikan mengembalikan Roh DPD RI kepada posisi yang tepat sebagaimana Roh didirikannya NKRI.


Dalam konteks inilah, dipandang perlu merevitalisasi eksistensi DPD RI. Salah satu langkah strategis agar kekuatan DPD RI menjadi legal secara de fakto mapun de yure, adalah dengan mengamandemen UUD 1945. Salah seorang peserta lomba blog dan twitter DPD bahkan mengusulkan agar dukungan amandemen kelima UUD 1945 dikumandangkan melalui kelompok-kelompok blogger dan twitter. Tujuan mulia dari amandemen kelima ini adalah mengembalikan sistem ketatanegaraan Indoensia sesuai dengan tujuan awal dididrikannya NKRI. Hal nyata yang sangat urgen adalah mengembalikan Roh DPD RI sehingga memiliki kekuatan dalam mendukung keutuhan NKRI. Mungkinkah? Kalau ada upaya, apalagi demi kesejahteraan rakyat, maka tidak ada sesuatu yang tidak mungkin. Setuju?


Diskusi berjalan sangat interaktif, bahkan sampai Ibu Ira Koesno harus menghentikan tanya jawab karena waktu telah melebih dari yang ditetapkan. Artinya, para pemenang blog dan twitter “Andai Saya Menjadi Anggota DPD RI” sangat serius menyikapi permasalahan berbangsa dan bernegara. Walaupun mereka sebagian besar dari kalangan muda, keinginan mereka untuk memperbaiki sistem ketatanegaraan Indoensia sangat besar. Oleh karena itu sudah saatnya, pihak-pihak terkait memberikan perhatian yang serius kepada para pemuda demi masa depan bangsa Indonesia. (Nah, kalau ini pasti tidak ditolak oleh peserta lomba dan generasi muda Indoensia). Banyak hal baru mengemuka dari diskusi itu, seperti pemanfaatan jejaring sosial yang terus ditumbuhkembangkan, namun jangan meninggalkan media tradisional. Interaksi nyata DPD dengan masyarakat harus semakin sering. Dalam konteks inilah maka ajakan untuk mendukung amandemen UUD 1945 kelima sangat relevan dan signifikan. Semua itu demi mengembalikan roh DPD RI, sehingga tidak sekadar sebagai 'roh gentayangan' yang hanya berada di depan pintu. (ihhhh, takuuttt!!!!).


Acara yang ditunggu-tunggu peserta lomba pun tiba, yaitu pengumuman pemenang lomba blog dan twitter DPD RI tahun 2012. Acara pengumuman pemenang digelar cukup santai yang didahului makan siang bersama staf kesekretariatan DPD, serta beberapa anggota DPD yang terhormat. Bahkan, ketua DPD RI, Bapak Irman Gusman hadir dalam acara tersebut. Sekretaris Jenderal DPD RI, Ibu Siti Nurbaya Bakar melaporkan kegiatan lomba yang telah dilakukan dalam rangka HUT DPD RI ke-7 tanggal 1 Oktober 2011, termasuk lomba blog dan twitter. Sebenarnya lomba ini telah dilaksanakan mulai Agustus sampai dengan Desember 2011. Tetapi pengumuman pemenang baru dapat dilaksanakan 18 Februari 2012. Namun demikian, secara umum kegiatan berlangsung dengan lancar sesuai harapan.


Pengumuman lomba blog dan twitter DPD RI dibacakan oleh salah satu dewan juri, yaitu ibu Ira Koesno. Kriteria yang digunakan untuk menetapkan pemenang, antara lain 1) kesesuaian dengan tema, 2) orisinalitas karya, 3) bahasa, dan 4) kemungkinan implementasi di lapangan. Berdasarkan kriteria itu, maka ditetapkan pemenang lomba blog, yaitu:

Juara Lomba Blog
Juara 1: Dwi Wahyudi dari Provinsi Kalimantan Barat 


Andai Saya Menjadi Anggota DPD RI Kalimantan Barat
Juara 2: Darma Agung Setya Irfiansyah dari Provinsi DIY Yogyakarta 
Optimalisasi Peran DPD di Daerah
Juara 3: Gede Putra Adnyana dari Provinsi Bali 
Kearifan Lokal sebagai Generator

Juara Lomba Twitter
Juara 1: Monica Lora dari Provinsi Sumatera Utara @monicaloraa
Juara 2: Aldila Geri Istantina dari provinsi DIY Yogyakarta @istantinaa
Juara 3: Mochamad Fajar Nugraha dari provinsi DKI Jakarta @mfnugraha

Juara Favorit Blog
Rosiva Dewi dari Provinsi Sumatera Utara Seandainya Saya Anggota DPD RI


Sesuai dengan pedoman lomba, maka kepada para pemenang berhak mendapatkan piagam penghargaan dan hadiah, sebagai berikut:
Juara I: iPhone 4s + Paket Wisata kunjungi eloknya Indonesia & Uang Saku.
Juara II: Nokia N9 + Paket Wisata kunjungi eloknya Indonesia & Uang Saku
Juara III: Blackberry Bellagio + Paket Wisata kunjungi eloknya Indonesia & Uang Saku
Juara Favorite (Khusus untuk para Blogger): Samsung Galaxy Tab 7.0 plus


Malam, sekitar pukul 19.00, para finalis peserta lomba blog dan twitter dilepas oleh panitia lomba yang dilaksaakan di pantai Ancol. Acara berjalan lebih banyak dengan spontanitas yang diawali makan malam bersama peserta dan panitia. Berbagai kesan dan pesan mengemuka dalam acara itu. Sebagian merasa dimanjakan, dengan berbagai fasilitas yang sangat memuaskan. Yang lainnya mengusulkan agar lomba ini terus digelar bahkan ditingkatkan baik jumlah juaranya maupun hadiahnya. Ada juga yang sangat terkejut, karena tidak menyangka akan menjadi juara. Padahal, keikutannya diawali hanya sekadar iseng. Apapun kesan yang dirasakan, itu semua bagian dari pahala yang dilimpahkan oleh Yang Maha Kuasa.

Terima kasih kepada panitia lomba blog dan twitter DPD RI. Terima kasih telah melayani peserta dengan tulus dan ikhlas. Terima kasih telah hadir dengan kesabaran menunjukkan tempat-tempat baru bagi peserta. Semoga semua kabaikan itu dibalas oleh Tuhan. Semoga kebaikan selalu datang dari segala penjuru. (putradnyana@gmail.com)
Selengkapnya.. »»  

Hari Pertama Lomba DPD RI 2012

Jakarta, 16/02/2012. Adalah sebuah perjalanan tak terduga. Mengudara, menginap di hotel bintang lima (baca Hotel Sultan, Jakarta), mengikuti sidang paripurna DPD RI, dan melihat dari dekat kondisi rumah wakil rakyat, yang katanya kini tidak lagi merakyat. Hidup memang rahasia Tuhan, seperti halnya perjalanan mengikuti lomba blogger dan twitter, “Andai Saya Anggota DPD RI”. Tidak pernah terbayangkan dapat bercengkrama dengan sebagian kecil wakil rakyat, khususnya anggota DPD RI.






Kamis, 16 Februari 2012, pagi sekitar pukul 06.30 wita, harus sudah berada di bandara Ngurah Rai, Denpasar untuk berangkat menuju Jakarta. Undangan ke Jakarta menghadiri acara sosialisasi parlemen dan pengumuman pemenang Blog dan Twitter Lomba DPD RI. Undangan, jadwal acara, kode booking pesawat (untuk yang di luar Jakarta dan sekitarnya) dan keterangan lainnya telah dikirimkan melalui email (putradnyana@gmail.com). Kode Booking dan Jadwal Pesawat Denpasar - Jakarta dengan menggunakan pesawat Garuda telah dipersiapkan oleh panitia. (Booking Code: UWFRY, 1ADNYANA/GEDEPUTRAMR, 1 GA 403 Y 16FEB DPSCGK HK1, 0725-4 0810-4 Y-Y /E). Sekali lagi, sebuah kesempatan untuk menunjukkan kompetensi diri. Kesempatan untuk melakukan refleksi diri. Bahwa, sesungguhnya di atas langit masih ada langit. Sehingga, dapat mereduksi kesombongan diri.




Perjalanan dari Denpasar, Bali dibelai cuaca yang amat bersahabat. Matahari bersinar terang, langit cerah, angin berhembus semilir, walau malamnya turun hujan, tapi di pagi hari terlihat sangat kondusif. Pesawat tinggal landas tepat pukul 07.25 wita. Namun, di sekitar Laut Jawa, mendung tebal, angin berhembus kencang, sehingga menyebabkan guncangan pesawat cukup keras dan relatif lama. Suhu di atas mencapai -370C, sesuai dengan informasi dari LCD yang terpasang di depan tempat duduk. Pukul 07.47 Wib, pesawat landing di bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Jakarta. Panitia lomba DPD RI telah menunggu dengan penuh kesabaran dan tanggung jawab. Sambil menunggu kedatangan peserta dari Palembang, Medan, Pontianak, dan lain-lian, peserta bersama panitia bercengkrama sambil menikmati kudapan di kantin KFC bandara.




Istirahat di hotel, pada posisi lantai 5 dengan nomor kamar 569 cukup menyegarkan kembali kondisi dari kelelahan. Telepon panitia kembali memanggil para peserta lomba sekitar pukul 13.00 wib. Makan siang bersama di restourant hotel. Untuk selanjutnya istirahat dan sekitar pukul 15.00 wib akan meluncur ke gedung DPR RI guna menghadiri rapat paripurna DPD RI. 


Rumah wakil rakyat yang amat luas, hari ini aman dari demonstrasi. Lalu lintas di sekitar gedung DPR lancar. Aktivitas staf DPR berjalan sesuai dengan tugasnya masing-masing. Bahkan, di sekitar gedung (terlihat dari gedung Nusantara), banyak pemuda dan anak-anak bermain. Tenis lapangan, bulu tangkis, sepak bola, bahkan hanya sekadar foto-foto. Ini menunjukkan bahwa kondisi aman, lancar, kondusif, dan terkendali. Seandainya, setiap hari suasana nyaman seperti ini, maka para anggota dewan yang terhormat dapat bekerja dengan optimal (ini seandainya, lo!). 


Ruang rapat paripurna DPD RI, terlihat cukup sederhana. Tidak ada pembatas (balkon) antara anggota DPD dengan masyarakat yang ingin mengikut rapat (seperti halnya para finalis lomba DPD RI). Ini adalah kelebihan di satu pihak, tetapi juga kekurangan di pihak lain. Kelebihan dari kondisi ini, menunjukkan bahwa DPD RI dengan masyarakat tidak ada batas. Rakyat boleh menyampaikan aspirasinya dengan leluasa. Ini juga menunjukkan kesederhanaan lembaga DPD RI. Namun dibalik itu, kondis ini menunjukkan kurangnya perhatian pihak-pihak berkepentingan terhadap eksistensi DPD RI. Bahkan, boleh jadi dikatakan DPD RI adalah anak tiri wakil rakyat. (wih julukan yang aneh!). walau dalam kondisi seperti itu, ternyata pimpinan dan anggota DPD RI tak surut memperjuangkan kepentingan rakyat. (tapi jangan sampai lupa memperjuangkan kepentingan DPD RI). 

Amandemen konstitusi untuk memperkuat posisi tawar DPD RI adalah keniscayaan. Badget yang meningkat adalah hal lain yang patut diperhitungkan. Pemerataan pembangunan antar wilayah terus dioptimalkan. Inilah antara lain pembahasan rapat paripurna DPD RI. Finalis lomba blogger dan twitter “andai saya anggota DPD RI” mengapresiasi fenomena ini, dengan mengikuti sidang dan memberikan salam kepada ketua DPD RI (Irman Gusman). Sekarang, tinggal mendoakan agar DPD RI terus berjuang membela hak-hak rakyat melalui penguatan kewenangannya. Semoga!!! (putradnyana)
Selengkapnya.. »»  

Lomba Karya Ilmiah utk Siswa SLTA Tingkat Nasional Tahun 2012

Pusat Litbang sumber daya air menyelenggarakan Lomba Karya Ilmiah utk Siswa SLTA Tingkat Nasional Tahun 2012. Tema: "Inovasi Teknologi Pengelolaan Sumber Daya Air U/ Menghadapi Dampak Perubahan Iklim"


Sub tema Lomba Karya Ilmiah pusair:
Upaya Pemanfaatan Sumber Daya Air yang Berkelanjutan
Upaya Pelestarian Sumber Daya Air
Pengendalian Daya Rusak Sumber Daya Air
Dukungan Generasi Muda dalam Mengelola Sumber Daya Air Berkelanjutan
Peserta:
Siswa SLTA atau sederajat se Indonesia

Syarat Mengikuti Lomba
Peserta harus berkelompok, beranggotakan 2(dua) atau 3(tiga) orang
Peserta wajib mengumpulkan makalah lengkap dalam bentuk Hardcopy dan Softcopy
Makalah lengkap diterima panitia paling lambat tanggal 17 maret 2012 (cap pos/ekspedisi), sebanyak 2 eksemplar beserta softcopy bentuk CD dg format MS Word
Softcopy makalah paling lambat dikirim tanggal 17 maret 2012 melalui email:lombailmiah_pusair2012@yahoo.com
peserta wajib melampirkan fotocopy kartu pelajar dan surat pengantar dari kepala sekolah yang bersangkutan
Ketentuan dan keteraangan lbh lanjut dapat dilihat pada website http://www.pusair-pu.go.id
Pengumuman Hasil Seleksi dan pemenang
makalah yang lolos seleksi akan diumumkan tgl 15 april 2012 melalui website http://www.pusair-pu.go.id
pemenang akan diumumkan pada acara Kolakium hasil Litbang Pusat Litbang Sumber Daya Air yg d selenggarakn pd 2-3 mei 2012 di pusat litbang sumber daya air dan website http://www.pusair-pu.go.id
Pendaftaran:
Makalah/laporan hasil kegiatan ilmiah para peserta dikirimkan langsung kepada:
Panitia Lomba Karya Ilmiah Pusat Litbang Sumber Daya Air Jl. Ir.H.Juanda No. 193 Bandung 40135-jawa barat

CP:
Dyah Chandra, ST., MT (082120844401)
Dra. Rita H.Eddy (082120844402)

lebih lanjut silahkan klik link berikut: http://www.pusair-pu.go.id/images/banners/poster%20lomba.pdf
Selengkapnya.. »»  

Lomba Foto Newsletter Gerai Info 2012

NEWSLETTER GERAI INFO adalah newsletter terbitan Bank Indonesia yang ditujukan untuk seluruh lapisan masyarakat. Telah terbit sebanyak 21 edisi sejak April 2010, dan setiap edisinya dibagikan kepada 20ribu pembaca setianya. Tulisan yang disajikan mengisahkan berbagai kebijakan dan fungsi Bank Indonesia, dalam bahasa yang ringan, segar,dan mudah ditangkap.


Di 2012, NEWSLETTER GERAI INFO akan tampil lebih memukau dengan 12 halaman, menyajikan informasi yang lebih lengkap dan dalam. Selain itu, NEWSLETTER GERAI INFO bukan hanya bisa didapatkan dalam bentuk cetak, tapi juga dalam bentuk e-newsletter di website BI ini. Ini semua kami lakukan agar Anda semakin dekat dengan Bank Indonesia.

Untuk lebih mendekatkan NEWSLETTER GERAI INFO dengan Anda semua, kami memberikan kesempatan bagi Anda untuk menjadi bagian dari NEWSLETTER GERAI INFO. Foto karya terbaik anak bangsa akan tampak mewarnai setiap edisi NEWSLETTER GERAI INFO.

TEMA :
No. Pilihan Tema 
Keterangan

1. Alam Indonesia nan Elok Foto menampilkan lansekap alam dengan karakter / identitas Indonesia atau daerah tertentu di Indonesia yang memberikan arti/dampak positif bagi pelestarian dan pengembangan pariwisata Indonesia.
Contoh: Danau Toba, Gunung Bromo.
2. Rumah Adat Foto menampilkan bentuk (bagian luar) rumah adat dengan karakter / identitas budaya atau daerah tertentu di Indonesia yang memberikan arti/dampak positif bagi pelestarian dan pengembangan budaya serta pariwisata Indonesia.
Contoh: Rumah adat Minangkabau, rumah adat Dayak.
3. Kekayaan Ragam Hias Indonesia Foto menampilkan ragam hias dengan karakter / identitas budaya atau daerah tertentu di Indonesia yang memberikan arti/dampak positif bagi pelestarian dan pengembangan budaya serta pariwisata Indonesia.
Contoh: kain, ukiran, pahatan, patung.
4. Dinamika Aktivitas Perekonomian Foto diharapkan dapat menampilkan proses atau kegiatan ekonomi Indonesia yang memberikan arti/dampak positif bagi kesejahteraan bangsa dan negara.
Contoh : transaksi jual beli, kegiatan produksi, pasar, industri.
Hadiah untuk masing-masing tema: 
1 Pemenang I sebesar Rp 5 juta 
1 Pemenang II sebesar Rp 4 juta 
1 Pemenang III sebesar Rp 3 juta 
3 Pemenang Harapan sebesar @ Rp 1 juta 
Seluruh pemenang akan mendapatkan sertifikat.

Dewan Juri: 
1. Oscar Motulloh (Fotografer, Pewarta Foto & Kurator Galeri Foto Jurnalistik) 
2. Arbain Rambey (Fotografer senior) 
3. Ferry Ardianto (Fotografer profesional) 
4. Don Hasman (Fotografer senior) 
5. Difi A. Johansyah (Kepala Biro Humas BI, pelaku fotografi)

Kriteria Lomba:

Lomba terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya (gratis).
Setiap peserta dapat menyerahkan foto cetak warna atau hitam putih hasil karya sendiri dengan ukuran sisi terpendek 20 cm dan sisi terpanjang maksimal 30 cm, jumlah foto yang diserahkan tidak dibatasi.
Foto belum pernah memenangkan lomba di berbagai event sebelumnya. Panitia berhak menggugurkan pemenang apabila terbukti foto pernah menjadi pemenang dan kepada yang bersangkutan diwajibkan mengembalikan seluruh hadiahnya kepada panitia.
Pada sisi belakang setiap foto agar ditempelkan kertas dengan informasi sebagai berikut:
tema lomba foto yang diikuti
judul foto
nama peserta dan nomor identitas (KTP/SIM)
nomor telepon dan/atau HP
alamat email (jika ada)
Olah digital sewajarnya diperbolehkan.
Foto yang dikirimkan tidak diperkenankan mengandung unsur provokatif, pornografi dan SARA. Panitia berhak untuk mendiskualifikasikan file foto yang dianggap mengandung unsur-unsur tersebut.
Panitia tidak bertanggung jawab terhadap adanya tuntutan pihak lain atas penggunaan fasilitas, lokasi, model, dan obyek lainnya dalam foto yang dikirimkan.
Foto diterima paling lambat 29 Februari 2012, pukul 13.00 WIB di sekretariat panitia dengan alamat: 
Sdri. Evi Eliza 
Bank Indonesia (DINT/PTLN) 
Menara Sjafruddin Prawiranegara lantai 4 
Jl. MH. Thamrin No.2 Jakarta Pusat 10350. 
Telp.021-3818294
Pemenang akan diumumkan pada 15 Maret 2012 di website Bank Indonesia dan berbagai media komunitas fotografi. Pemenang wajib menunjukkan identitas diri yang masih berlaku dan menyerahkan file hires atau negative film.
Hadiah akan dipotong pajak sesuai ketentuan yang berlaku. Hadiah sudah termasuk kompensasi atas penggunaan foto-foto pemenang apabila foto tersebut digunakan untuk kepentingan Bank Indonesia. Pemenang dapat mengkomersialkan hasil karyanya kembali setelah 2 tahun dari pengumuman pemenang lomba ini.
Keputusan Dewan Juri mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
Dengan mengikuti lomba foto ini, peserta telah memahami dan menyetujui segala hak dan kewajibannya.
Informasi lomba Sdr. Dedy Sutardi HP. 081298298770

Selengkapnya.. »»  

Lomba Mengarang Cerpen Anak oleh Guru 2012

Ibu-Ibu Guru dan Bapak-Bapak Guru yang kami hormati!

Menyambut Hari Ulang Tahun Ke-39 Majalah Bobo, tanggal 14 April 2012 nanti, Majalah Bobo kembali menyelenggarakan Lomba Mengarang Cerpen oleh Guru. 

Kami mengundang Ibu dan Bapak Guru sekalian untuk ikut serta dalam lomba ini. 

Majalah Bobo berharap, karya Ibu dan Bapak Guru bisa memberikan hiburan, sekaligus panduan nilai moral kepada anak dalam kehidupan sehari-hari. Tema cerpen bebas. Boleh tentang apa saja. Yang penting cerita itu indah, menarik, dan sesuai untuk anak.

Untuk teman-teman pembaca Bobo, tolong, sampaikan pengumuman ini kepada Ibu dan Bapak Guru di sekolahmu, di sekolah temanmu, atau di sekolah saudaramu. Terima kasih, ya!

Syarat Lomba
1. Lomba ini untuk para guru.
2. Naskah ditulis dalam Bahasa Indonesia yang baik dan benar.
3. Naskah harus asli, bukan terjemahan, saduran, atau mengambil ide dari karya lain yang sudah ada.
4. Naskah belum pernah diterbitkan di media massa (cetak maupun elektronik) dan tidak sedang diikutsertakan dalam lomba lain. 
5. Tema bebas, asalkan sesuai untuk anak.
6. Atas karya yang menang, Redaksi Bobo berhak menerbitkannya di Majalah Bobo, mengumumkan/memperbanyak, dan mewujudkannya kembali dalam format digital maupun non digital yang tetap merupakan bagian dari Majalah Bobo. 
7. Atas naskah yang tidak menang lomba tetapi memenuhi syarat untuk diterbitkan, Redaksi Bobo berhak menerbitkannya di Majalah Bobo, mengumumkan/memperbanyak, dan mewujudkannya kembali dalam format digital maupun non digital yang tetap merupakan bagian dari Majalah Bobo. Penulis akan mendapat honor atas pemuatan naskah tersebut. 
8. Naskah yang masuk menjadi hak Redaksi dan tidak dikembalikan.
9. Keputusan juri mengikat dan tidak bisa diganggu gugat.
10. Hadiah untuk pemenang sudah termasuk honorarium pemuatan di Majalah Bobo maupun segala alih bentuknya. 

Ketentuan Teknis
1. Setiap peserta boleh mengirimkan lebih dari satu naskah cerpen.
2. Naskah diketik di kertas berukuran folio dengan jarak 2 (dua) spasi. Panjang tulisan maksimal 3 halaman.
3. Lampirkan di setiap naskah: biografi singkat penulis, surat keterangan dari Kepala Sekolah serta cap sekolah, fotokopi KTP, nomor telepon rumah/hp, nomor rekening bank, dan selembar foto terbaru ukuran kartu pos (3R).
4. Naskah dimasukkan ke dalam amplop. Tuliskan: Lomba Mengarang Cerpen Anak oleh Guru di sudut kiri atas amplop. 
5. Karya dikirimkan ke: Panitia Lomba Mengarang Cerpen Anak oleh Guru, Redaksi Majalah Bobo, Jl. Panjang No. 8A, Jakarta 11530.
6. Karya peserta diterima panitia paling lambat pada tanggal 13 April 2012.

Hadiah:
Juara I: Rp8.000.000,00 (delapan juta rupiah)
Juara II: Rp6.500.000,00 (enam juta lima ratus ribu rupiah)
Juara III: Rp5.500.000,00 (lima juta lima ratus ribu rupiah)
10 (sepuluh) pemenang harapan, masing-masing berhadiah Rp1.000.000,00.
(satu juta rupiah)

Lain-Lain
1. Pengumuman Pemenang akan dimuat di Majalah Bobo No. 08/XL, yang terbit tanggal 31 Mei 2012.
2. Hadiah akan dikirim melalui transfer lewat bank.
3. Pemenang akan mendapat surat pemberitahuan langsung dari Majalah Bobo dan tidak melalui agen/perantara lain.
4. Waspadalah dengan penipuan yang berkedok ingin membantu/mengurusi pemenang. Jangan pernah melayani permintaan transfer uang sedikit pun. Kalau ada hal yang mencurigakan, segeralah menelepon Redaksi Majalah Bobo: (021) 5330150, (021) 5330170, pesw. 33201, 33206.


Sumber: https://www.facebook.com/pages/Majalah-Bobo/155115492793?sk=app_282538741771764&app_data=%7B%22type%22%3A%22post%22%2C%22id%22%3A57010%7D
Selengkapnya.. »»  

UN Bersih dan Tanpa Intervensi

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) terus mengupayakan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) yang jujur dan bersih serta bebas dari intervensi. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh mengingatkan bahwa kepala daerah jangan memanfaatkan UN sebagai alat politik dan menekan kepala sekolah agar siswanya lulus 100 persen. 


Tekanan kepala daerah kepada kepala sekolah agar tingkat kelulusan siswanya 100 persen kerap berujung pada berbagai pelanggaran dan kecurangan. Menteri Nuh mengungkapkan, bahwa tekanan yang begitu kuat kepada kepala sekolah bisa saja mendorongnya membuat instruksi ke guru-guru untuk berbuat curang. Kecurangan yang sering terjadi adalah guru-guru menyebar kunci jawaban kepada siswanya.

Diharapkan tidak ada lagi kasus kebocoran soal UN dan sontek masal seperti yang terjadi tahun kemarin, entah itu didasari tekanan kepala dinas ataupun sebab-sebab lain. Menteri mengajak semua pemangku kepentingan pendidikan bersama-sama mendukung UN yang jujur dan berkualitas.

Sumber: http://www.kemdiknas.go.id/laman/berita/208

Selengkapnya.. »»  

Ikrar Ujian Nasional (UN) Jujur dan Berprestasi, serta Pendidikan Anti Korupsi

IKRAR UNTUK MELAKSANAKAN UJIAN NASIONAL JUJUR DAN BERPRESTASI, SERTA PENDIDIKAN ANTI KORUPSI

Kami, peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, komite sekolah/madrasah, dewan pendidikan, dan pejabat pengelola pendidikan, dengan ini menyatakan bahwa:


1. Dalam proses pembelajaran harus dilakukan penilaian untuk mengukur capaian kompetensi peserta didik.

2. Ujian Nasional dilakukan untuk mengukur capaian standar kompetensi lulusan.

3. Untuk membentuk masyarakat bersih, jujur dan akuntabel, diperlukan Pendidikan Anti Korupsi.


Untuk itu kami berikrar:

1. MEMBANGUN BUDAYA PEMBELAJARAN BERDASARKAN AJARAN AGAMA DAN NILAI-NILAI UTAMA KARAKTER BANGSA, YAITU: BERIMAN, BERTAKWA, JUJUR, BERSIH, SANTUN, CERDAS, DISIPLIN, KREATIF, KERJA KERAS, DAN BERTANGGUNGJAWAB.
2. MENYUKSESKAN UJIAN NASIONAL DENGAN JUJUR DAN BERPRESTASI.
3. MENERIMA DAN MELAKSANAKAN PENDIDIKAN ANTI KORUPSI.


Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan kekuatan lahir dan batin untuk mewujudkan komitmen ini.

Ikrar ini dikumandangkan dalam kunjungan kerja Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh, di Pekanbaru, Riau, yang diucapkan 300 siswa SD, SMP, SMA dan SMK, serta pendidik, tenaga kependidikan, komite sekolah/madrasah, dewan pendidikan, dan pejabat pengelola pendidikan se-provinsi Riau, 4 Februari 2012

Sumber: http://www.kemdiknas.go.id/laman/berita/195

Selengkapnya.. »»  

PROGRAM BEASISWA S2 LUAR NEGERI KEMENTERIAN KOMINFO TAHUN 2012

Kementerian Komunikasi dan Informatika pada Tahun 2012 kembali membuka kesempatan dan menyediakan beasiswa pendidikan S2 di luar negeri bagi PNS di lembaga kementerian dan non-kementerian termasuk, anggota TNI/ POLRI, baik di lingkungan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, lembaga pendidikan serta karyawan/karyawati swasta yang bekerja di bidang TIK.

Persyaratan :
Lulusan sarjana (S1)
Memiliki IPK minimal 2.90 (dari skala 4)
Memiliki nilai Institutional TOEFL (ITP) minimal 570 atau IELTS minimal 6.5
Memiliki nilai Tes Potensi Akademik (TPA) minimal 550
Mendapat ijin dari pejabat yang berwenang ( Bagi PNS minimal Pejabat Eselon II, bagi dosen atau staf pengajar minimal Dekan, bagi karyawan/karyawati swasta oleh pimpinan perusahaan)
Memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun
Berusia maksimal 35 tahun
Belum memiliki gelar dan tidak sedang menerima beasiswa lain dan/atau sedang mengikuti program pendidikan S2

Formulir Pendaftaran yang telah diisi dan seluruh dokumen yang dipersyaratkan harus dikirim via pos atau diantar langsung dan diterima Panitia Seleksi dengan alamat tersebut di bawah ini paling lambat tanggal 29 Februari 2012 (Cap Pos).

Panitia Seleksi tidak melayani pertanyaan atau komunikasi, baik secara langsung maupun via telepon dan Internet. Klik disini untuk mendaftar secara on-line.

Dokumen terkait pendaftaran Beasiswa Kementerian Kominfo 2012

Alamat Pengiriman Berkas Lamaran :
KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA
Tim Pengembangan Sumber Daya Manusia
Panitia Seleksi Beasiswa S2 Luar Negeri
Gedung Depan Kementerian Komunikasi dan Informatika Lt. 4
Jalan Medan Merdeka Barat No. 9
Jakarta รข€“ 10110

Sumber: http://kominfo.go.id/pengumuman/detail/2433/PROGRAM+BEASISWA+S2+LUAR+NEGERI+KEMENTERIAN+KOMINFO+TAHUN+2012


Selengkapnya.. »»  

Syarat Lulus S-1, S-2, S-3: Harus Publikasi Makalah

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengeluarkan surat edaran bernomor 152/E/T/2012 terkait publikasi karya ilmiah. Surat tertanggal 27 Januari 2012 ini memuat tiga poin yang menjadi syarat lulus bagi mahasiswa program S-1, S-2, dan S-3 untuk memublikasikan karya ilmiahnya.

Disebutkan bahwa saat ini jumlah karya ilmiah perguruan tinggi di Indonesia masih sangat rendah. Bahkan, hanya sepertujuh dari jumlah karya ilmiah perguruan tinggi di Malaysia. Oleh karena itu, ketentuan ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah karya ilmiah di Indonesia. Apa saja bunyi ketentuan itu?

1. Untuk lulus program Sarjana harus menghasilkan makalah yang terbit pada jurnal ilmiah.
2. Untuk lulus program Magister harus telah menghasilkan makalah yang terbit pada jurnal ilmiah nasional, diutamakan yang terakreditasi Dikti.
3. Untuk lulus program Doktor harus telah menghasilkan makalah yang diterima untuk terbit pada jurnal internasional.

Ketentuan ini berlaku mulai kelulusan setelah Agustus 2012. Kompas.com menghubungi Dirjen Dikti Djoko Santoso dan berjanji akan memberikan penjelasan lebih jauh mengenai ketentuan ini pada hari ini, Jumat (3/2/2012).

Sumber: http://edukasi.kompas.com/read/2012/02/03/09280630/Syarat.Lulus.S-1.S-2.S-3.Harus.Publikasi.Makalah
Selengkapnya.. »»  

Pengumuman: 20 Nama Pemenang Lomba Online DPD 2012


Pengumuman: 20 Nama Pemenang Lomba Online DPD 2012

No
Peserta Blog
Peserta Twitter
1
Kharizma Ahmada
Alfan Gunawan Ahmad
2
Nasha Pinasthika
Hidayat
3
Meliyana
Muh. Arfah Rahman
4
Dwi Wahyudi
Sudrajat
5
Darma Agung Setya Irfiansyah
Ahmad Afif Maulana
6
Afran
Endi Rohendi Biaro
7
Ahmad yunus
Mochamad Fajar Nugraha
8
Mulyono
Ega Asnatasia Maharani
9
Widi Krisna Permadi
Kuncoro Adi Broto
10
Rosiva Dewi
Aslan Sadli
11
Bella Noer Achaddiah           
Cintra Afridiyana
12
Shinta Yanirma
Aldila Geri Istantina
13
Rizky Hafiz
Hertily Surviva
14
Stella Mariss
Tri Munzilawati
15
Ega Permana
Monica Lora
16
Gede Putra Adnyana
Herlinda Yuniasti
17
Teguh Prasetyo
Henny Handayani
18
Arry Eka Setiawan
Ilal Romadhon
19
Danar Anindito Mu'jizat
Yamis Shamah
20
Kuncoro Adi Broto
Wildan Husaini

Catatan: Top 20 akan dihubungi melalui email dan telepon oleh panitia untuk diundang ke Jakarta menghadiri acara Pengumuman Juara Lomba Online DPD. Juara Lomba DPD akan diumumkan pertengahan Februari 2012 (sekitar tanggal 15 atau 16 Februari 2012)





Selengkapnya.. »»